Minggu, 24 April 2011

Ketika bumi berhenti berputar



Apa yang akan terjadi ketika planet bumi yang kita huni ini berhenti berotasi , berikut kejadian yang akan terjadi..!!!

BUMI

Bumi berotasi dengan kecepatan 1600 km/jam. Sejarah menunjukkan rotasi bumi melambat 2 detik tiap 100 ribu tahun. Eksperimen ini mempercepat perlambatan itu untuk melihat efeknya pada kehidupan di bumi sebesar 1 km/jam per hari. Perlambatan hingga berhenti total dirancang memakan waktu 5 tahun.
 GEJALA


Navigasi pesawat memakai GPS dengan bantuan satelit. Satelit ikut berputar di atas bumi menyesuaikan dengan waktu di darat. Perlambatan rotasi bumi menyebabkan satelit keliru memposisikan pesawat dan pesawat akan mendarat di tempat yang tidak seharusnya. Dengan kata lain akan terjadi banyak kecelakaan pesawat terbang.
Penerbangan hanya digunakan untuk yang penting-penting saja. Penumpang dipaksa mencari alternatif transportasi. Akibatnya kereta api, kapal laut, dan bus penuh sesak.


GEJALA LAIN
Gejala lainnya adalah pertambahan durasi hari. Perlambatan rotasi bumi menyebabkan perpanjangan hari. 1 hari bukan 24 jam lagi tapi akan bertambah menjadi 28 jam setelah 5 bulan. Jam Tidak bisa di andalkan lagi

Dunia ekonomi pun hancur. Saham-saham berguguran.

Rotasi bumi membuat bumi tidak bulat sempurna tapi agak lebar di khatulistiwa karena putarannya. Yang melebar adalah laut yang terkumpul di khatulistiwa.

 Apabila rotasi melambat laut akan mengalir ke kedua kutub menyebabkan banjir di Eropa dan surut di khatulistiwa termasuk Indonesia. Bukan Hanya laut, udara Akan mengalir ke khatulistiwa menyebabkan naiknya tekanan udara. Paru-paru  kita di Indonesia bisa pecah menghirup udara dengan tekanan tinggi. Sebaliknya di belahan bumi utara & selatan udaranya tipis seperti di puncak gunung tinggi. Anak-anak  dan  orang tua tersiksa.
Kehidupan flora dan fauna pun terganggu. Hewan yang bermigrasi akan kebingungan dengan hari yang terus bertambah panjang dan akhirnya mati kepanasan/kedinginan. Tanaman juga tersiksa dengan terik matahari yang lebih panjang dari pada biasanya dan juga oleh dinginnya malam yang panjang.

LAPISAN BUMI
Selain itu, juga terjadi aktivitas geologi yang ekstrim, seperti gempa bumi dan gunung meletus di lokasi yang biasanya aman. Penyebabnya adalah gesekan yang timbul oleh lapisan-lapisan  bumi yang perlambatannya berbeda-beda.

Putaran inti bumi menghasilkan medan magnet yang melindungi bumi dari radiasi matahari. Ketika sudah melambat artinya medan magnet ini melemah dan radiasi matahari bebas masuk dan membuat kanker kulit pada manusia bahkan sunscreen pun tidak berdaya.

Radiasi Matahari


Setelah 4 tahun, 1 hari = 13 hari normal. Semua manusia mengalami jet lag permanen, Tidak bisa tidur karena masih terang. Eropa, Amerika selatan, dan Afrika bagian selatan akhirnya tenggelam total. Di khatulistiwa muncul benua baru dari surutnya laut. Sumatera, Jawa, dan Kalimantan terhubung oleh dangkalan Sunda, sedangkan Papua & Australia terhubung oleh dangkalan Sahul.

Orang-orang  berbondong-bondong  pindah ke tanah baru yang tidak banjir dan masih bisa nafas enak. Kapal laut kandas ke dasar laut yang kering. Perdagangan internasional sudah tidak ada lagi.

Cuaca menjadi ekstrim. Karena sinar matahari berlangsung lama maka badai bisa berminggu-minggu lamanya.

Akhirnya setelah 5 tahun, bumi berhenti total tapi masih berevolusi (mengelilingi matahari). 1 hari =1  tahun, terdiri dari 6 bulan siang yang bisa sampai 50 derajat celsius dan  6 bulan malam yang suhunya hingga -50 derajat celsius (lebih dingin daripada kutub sekarang).

Jumlah manusia yang tewas mencapai 6 miliar orang (hampir semuanya). Mungkin ada sedikit orang yang pindah ke daerah yang tidak kebanjiran dan  tekanan udaranya nyaman. Kutub bakalan malam sepanjang tahun. Banyak juga tanaman dan  hewan yang punah.

Syukurnya ini ga bakalan jadi kenyataan karena pasti kita udah punah. Tapi simulasi ini pengen kasih tahu bahwa rotasi bumi bukan cuma buat siang dan malam bahkan cenderung ga ada dipikirin sama manusia. Tapi ternyata banyak banget kontribusinya buat planet ini

0 komentar:

Posting Komentar