Tampilkan postingan dengan label Dunia Militer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Militer. Tampilkan semua postingan

Selasa, 31 Mei 2011

Indonesia-Turki Jajaki Kerja Sama Produksi Tank


Armored Combat Vehicle (ACV) produksi FNSS dilengkapi 25mm SHARPSHOOTER TURRET. (Photo: FNSS)

30 Mei 2011, Jakarta (TEMPO Interaktif): Indonesia dan Turki tengah menjajaki kerja sama pembuatan tank kelas ringan (light tank). Kerja sama itu masih dijajaki di tingkat perusahaan atau produsen (business to business), sebelum meningkat pada kerja sama dua pemerintahan (G to G). Saat ini penjajakan dilakukan oleh PT Pindad dengan FNSS Defence Systems Co., produsen alat pertahanan dari Turki.

Tank ringan yang akan diproduksi bersama ini memiliki bobot sekitar 13-14 ton dan akan dilengkapi meriam kaliber 90-105 milimeter. "Tank jenis ini untuk memenuhi kebutuhan pasukan kavaleri TNI Angkatan Darat," kata Kepala Badan Sarana Pertahanan Kementerian Pertahanan, Laksamana Muda Susilo, kepada Tempo di kantornya, akhir pekan lalu.

Kerja sama ini merupakan tindak lanjut kesepakatan kerja sama Pemerintah RI dan Turki saat kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke negara itu, Juni tahun lalu. Kesepakatan tersebut lebih dimatangkan lagi saat Presiden Turki Abdullah Gul melakukan kunjungan balasan ke Jakarta, April 2011 lalu. "Kerja sama industri pertahanan dengan Turki saat ini sudah makin mengerucut," ujar Susilo.

Produsen dari Turki, FNSS, bahkan sudah mengirimkan prototipe tank ringan itu untuk dijajal oleh TNI AD dan PT Pindad. "Tapi, tank yang akan dibuat nanti spesifikasinya akan diajukan oleh TNI AD," kata dia. "Mereka (Pindad dan FNSS) sudah menandatangani MoU (kesepakatan kerja sama)," kata dia.

Kerja sama industri pertahanan dengan Turki ini dilakukan karena negara tersebut bisa memahami kepentingan Indonesia. Seperti diketahui, saat ini pemerintah tengah menggalakkan pengembangan industri pertahanan dalam negeri. Karena itu, kerja sama industri pertahanan dengan luar negeri diprioritaskan pada negara-negara yang bisa memberikan transfer teknologi dan bersedia melakukan kerja sama produksi (joint production).


(Photo: FNSS)

"Kalau transfer teknologinya besar dan mereka mau joint production, ini yang kami utamakan," kata Susilo. "Jadi, kami mendapatkan banyak benefit (keuntungan), tidak hanya membeli."

Tank ringan yang akan diproduksi bersama antara Indonesia dan Turki ini bakal memiliki tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) yang cukup besar. "Paling tidak bodinya kami (Indonesia) yang buat," kata dia. Instalasi, perakitan, dan desain juga menjadi porsi Indonesia.

Sementara engine (mesin) serta rantai tank akan dibuat oleh produsen Turki. "Untuk rantai tank, Indonesia masih belum bisa buat sendiri," ujarnya. Demikian juga mesin. Menurut Susilo, masih belum efisien jika Indonesia membuat mesin tank sendiri. "Kalau engine, masih lebih murah membeli daripada harus membangun pabrik mesin di sini."

Selasa, 17 Mei 2011

AS: Kerjasama Pertahanan Rudal Cara Terbaik Kikis Kecemasan Rusia





Perisai Rudal Nato

Washington, (Analisa)
Partisipasi Moskow dalam pertahanan rudal Eropa adalah cara terbaik untuk meredakan kekhawatiran Rusia mengenai proyek tersebut, kata seorang pejabat tinggi Departemen Luar Negeri AS, Selasa (17/5) kepada RIA Novosti.
"Seperti yang telah kita katakan sebelumnya, pertahanan rudal kami tidak diarahkan pada Rusia, juga tidak mengancam alat pencegah strategis Rusia."
"Kami percaya kerja sama adalah cara terbaik bagi Rusia untuk memperoleh keyakinan bahwa pertahanan rudal AS tidak diarahkan padanya," kata sumber Departemen Luar Negeri AS itu kepada RIA Novosti dengan syarat tak disebutkan jati dirinya.
Pernyataan itu muncul tak lama setelah Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov menyatakan keprihatinan tentang penolakan Amerika Serikat untuk memberikan jaminan yang mengikat secara hukum, bahwa sistem pertahanan rudal Eropa tersebut tidak akan diarahkan terhadap Rusia, dan memperingatkan bahwa Moskow mungkin menarik diri dari Perjanjian START baru sebagai tanggapannya.
Sumber lain di Departemen Luar Negeri menyatakan harapan bahwa dialog dengan Moskow dalam masalah ini akan terus berlanjut. "Kami tidak bernegosiasi di media dan Wakil Menteri Tauscher berharap untuk melanjutkan percakapan bersama timpalannya mengenai hal ini," kata sumber itu. (Ant/RIA Novosti-OANA)

Minggu, 08 Mei 2011

Iran Akan Produksi Radar Pendeteksi Pesawat Siluman




Radar Iran dengan jangkauan 3.000 km
TEHRAN-(IDB) : Seorang pejabat senior militer Iran memuji potensi tinggi negara di bidang radar anti-pesawat. Dikatakannya, Republik Islam Iran akan memproduksi sistem radar dengan kemampuan untuk mencegat pesawat-pesawat anti-radar.
 
Wakil Komandan Pangkalan Udara Khatam al-Anbiya, Jenderal Mohammad Hassan Mansourian kepada IRNA pada hari Selasa (3/5) mengatakan, fokus utama saat ini adalah memproduksi sistem radar yang mampu mencegat pesawat-pesawat anti-radar. 

Radar untuk pesawat anti radar Stealth sejauh 800 Km KOLCHUGA Iran. 

Dia menambahkan, Iran memiliki pengalaman berharga dalam industri sistem anti-pesawat selama tiga dekade terakhir sejak kemenangan Revolusi Islam. Ditandaskannya, sekarang Iran menikmati kemampuan antisipasi yang tinggi di antara negara-negara regional untuk menghadapi segala kemungkinan ancaman yang ditimbulkan oleh musuh.

Radar deteksi pasif Iran, berarti tidak dapat dideteksi lawan, sehingga pesawat target  tidak megetahui bahwa sedang dideteksi
Seraya menyatakan bahwa pakar Iran telah mencapai kemajuan besar dalam industri pertahanan, Mansourian menuturkan, sistem anti-pesawat negara ini bergerak secara progresif.

Pernyataan itu muncul setelah Wakil Komandan Operasi Angkatan Udara Iran Jederal Mohammad Alavi mengatakan pada hari Ahad bahwa Angkatan Udara Iran telah berhasil memproduksi persenjataan pintar, termasuk rudal jelajah baru.

"Iran telah memproduksi dan menguji rudal jelajah baru, yang memiliki kemampuan untuk menghancurkan kapal perang," ujarnya. Dia juga mengingatkan negara-negara tetangga dan regional bahwa Angkatan Udara Iran sepenuhnya siap melawan setiap ancaman.


Sumber: Irib

Sabtu, 07 Mei 2011

Indonesia - Korsel Kerjasama Membuat Helikopter Serang Ringan




Perusahaan Pesawat Indonesia, PT Dirgantara Indonesia akan mengembangkan sebuah helikopter serang ringan dan kerjasama militer dengan Korea Selatan, kata presiden direktur PT.DI pada hari Kamis.

"Kami bekerja sama dengan Angkatan Darat Indonesia untuk mengembangkan helikopter serang ringan yang dapat digunakan untuk menghadapi separatis dan penyelundup," kata Budi Santoso, presiden direktur PT Dirgantara Indonesia dalam sidang parlemen.

Dia mengatakan bahwa karakteristik dari helikopter MI35 berbeda dari yang dirancang untuk pertempuran terbuka di mana mempunyai kebisingan yang rendah. "Unsur yang paling penting dari helikopter serang ringan adalah kebisingan rendah saat terbang.

Kita tidak perlu seperti helikopter MI35 bahwa kebisingan bisa didengar dari jarak 10 kilometer," kata Santoso.

Dia juga mengatakan bahwa Departemen Pertahanan dan mitra Korea Selatan yang sedang mengembangkan sebuah program bernama Fighter Korea Program (KFP). "Ini adalah kesempatan kami untuk meningkatkan keterampilan dan keahlian baru yang terus ditingkatkan, terutama di bidang teknik,"katanya.

Menurut Santoso, seumur hidup umum pesawat adalah sekitar 20 - 30 tahun.

"Namun, selama masih bisa digunakan, kita mampu mengupgrade dua kali atau tiga kali untuk upgrade pada persenjataan dan sistem avionik.

Jika kita memiliki keahlian,kita bisa upgrade sesuai dengan kebutuhan kita,"katanya.

Selasa, 03 Mei 2011

Kekuatan Raksasa Militer Indonesia 1960 Membuat Dunia Takut Kepada Indonesia




Ternyata presiden kita itu bernama Sukarno, bukan Soekarno

1960-an, Era Presiden Sukarno.
kekuatan militer Indonesia adalah salahsatu yang terbesar dan terkuat di dunia. Saat itu, bahkan kekuatan Belanda sudah tidak sebanding dengan Indonesia, dan Amerika sangat khawatir dengan perkembangan kekuatan militer kita yang didukung besar-besaran oleh teknologi terbaru Uni Sovyet. 1960, Belanda masih bercokol di Papua. Melihat kekuatan Republik Indonesia yang makin hebat, Belanda yang didukung Barat merancang muslihat untuk membentuk negara boneka yang seakan-akan merdeka, tapi masih dibawah kendali Belanda.
Presiden Sukarno segera mengambil tindakan ekstrim, tujuannya, merebut kembali Papua. Sukarno segera mengeluarkan maklumat “Trikora” di Yogyakarta, dan isinya adalah:
1. Gagalkan pembentukan negara boneka Papua buatan kolonial Belanda.
2. Kibarkan Sang Saka Merah Putih di seluruh Irian Barat
3. Bersiaplah untuk mobilisasi umum, mempertahankan kemerdekaan dan kesatuan tanah air bangsa.
Berkat kedekatan Indonesia dengan Sovyet, maka Indonesia mendapatkan bantuan besar-besaran kekuatan armada laut dan udara militer termaju di dunia dengan nilai raksasa, US$ 2.5 milyar. Saat ini, kekuatan militer Indonesia menjadi yang terkuat di seluruh belahan bumi selatan.
Kekuatan utama Indonesia di saat Trikora itu adalah salahsatu kapal perang terbesar dan tercepat di dunia buatan Sovyet dari kelas Sverdlov, dengan 12 meriam raksasa kaliber 6 inchi. Ini adalah KRI Irian, dengan bobot raksasa 16.640 ton dengan awak sebesar 1270 orang termasuk 60 perwira. Sovyet, tidak pernah sekalipun memberikan kapal sekuat ini pada bangsa lain manapun, kecuali Indonesia. (kapal-kapal terbaru Indonesia sekarang dari kelas Sigma hanya berbobot 1600 ton).




Angkatan udara Indonesia juga menjadi salahsatu armada udara paling mematikan di dunia, yang terdiri dari lebih dari 100 pesawat tercanggih saat itu. Armada ini terdiri dari :
1. 20 pesawat pemburu supersonic MiG-21 Fishbed.
2. 30 pesawat MiG-15.
3. 49 pesawat tempur high-subsonic MiG-17.
4. 10 pesawat supersonic MiG-19.



Pesawat MiG-21 Fishbed adalah salahsatu pesawat supersonic tercanggih di dunia, yang telah mampu terbang dengan kecepatan mencapai Mach 2. Pesawat ini bahkan lebih hebat dari pesawat tercanggih Amerika saat itu, pesawat supersonic F-104 Starfighter dan F-5 Tiger. Sementara Belanda masih mengandalkan pesawat-pesawat peninggalan Perang Dunia II seperti P-51 Mustang.
Sebagai catatan, kedahsyatan pesawat-pesawat MiG-21 dan MiG-17 di Perang Vietnam sampai mendorong Amerika mendirikan United States Navy Strike Fighter Tactics Instructor, pusat latihan pilot-pilot terbaik yang dikenal dengan nama TOP GUN.

Indonesia juga memiliki armada 26 pembom jarak jauh strategis Tu-16 Tupolev (Badger A dan B). Ini membuat Indonesia menjadi salahsatu dari hanya 4 bangsa di dunia yang mempunyai pembom strategis, yaitu Amerika, Rusia, dan Inggris. Pangkalannya terletak di Lapangan Udara Iswahyudi, Surabaya.
Bahkan China dan Australia pun belum memiliki pesawat pembom strategis seperti ini. Pembom ini juga dilengkapi berbagai peralatan elektronik canggih dan rudal khusus anti kapal perang AS-1 Kennel, yang daya ledaknya bisa dengan mudah menenggelamkan kapal-kapal tempur Barat.
Indonesia juga memiliki 12 kapal selam kelas Whiskey
Indonesia juga memiliki 12 kapal selam kelas Whiskey, puluhan kapal tempur kelas Corvette

, puluhan kapal tempur kelas Corvette, 
Kapal korvet (corvette)
Kapal korvet (corvette)
9 helikopter terbesar di dunia MI-6

9 helikopter terbesar di dunia MI-6, 

41 helikopter MI-4

41 helikopter MI-4, berbagai pesawat pengangkut termasuk pesawat pengangkut berat Antonov An-12B

 Antonov An-12B

. Total, Indonesia mempunyai 104 unit kapal tempur. Belum lagi ribuan senapan serbu terbaik saat itu dan masih menjadi legendaris sampai saat ini, AK-47.
AK-47
AK-47

Ini semua membuat Indonesia menjadi salasahtu kekuatan militer laut dan udara terkuat di dunia. Begitu hebat efeknya, sehingga Amerika di bawah pimpinan John F. Kennedy memaksa Belanda untuk segera keluar dari Papua, dan menyatakan dalam forum PBB bahwa peralihan kekuasaan di Papua, dari Belanda ke Indonesia adalah sesuatu yang bisa diterima

Jumat, 29 April 2011

Produksi Bersama PT PAL dan Damen Perusak Kawal Rudal 105 Meter



(Foto: Berita HanKam)

12 November 2010 -- Menteri Pertahanan (Menhan) Purnomo Yusgiantoro meluncurkan pembangunan kapal kawal rudal (PKR) 105 meter, Senin (16/8) di Kantor Kementrian Pertahanan. Kapal ini merupakan kapal perang terbesar yang pernah dibuat di galangan kapal dalam negeri.


PT. PAL (Persero) akan membangun PKR 105 meter bekerja sama dengan perusahaan Belanda Damen Schelde Naval Shipbuilding. Damen menyingkirkan perusahaan Italia dan Rusia dalam tender. Damen telah membuat dan menyerahkan 4 korvet SIGMA (Ship Integrated Geometrical Modularity) ke TNI AL. PKR 105 meter dirancang berdasarkan SIGMA 10514. Saat ini, hanya TNI AL dan AL Maroko yang telah dan akan mengoperasikan kapal perang dari keluarga SIGMA.


Hak paten rancangan kapal milik bersama Kemhan dan Damen. Kemhan dan PT. PAL berhak juga menjual kapal ke negara ASEAN dan Asia, bila Damen menjual kapal yang sama, PT PAL berhak memasok engine room section dan accommodation section.


Kapal dirancang dapat melakukan berbagai misi operasi antara lain, peperangan anti serangan udara, peperangan anti kapal selam, peperangan anti kapal permukaan, peperangan elektronika serta bantuan penembakan.


PKR akan dipersenjatai sepucuk meriam 76 mm atau 100 mm, 12 sel peluncur rudal vertikal dan senjata anti kapal selam dibagian haluan, dibagian tengah kapal dipasang 8 peluncur rudal anti kapal permukaan dan dua senapan mesin, sepucuk CIWS sebagai pertahanan dari serangan rudal lawan diletakkan dibagian buritan. Helipad di buritan kapal mampu mengoperasikan satu helikopter anti kapal selam.


Kapal perang mempunyai panjang keseluruhan 105 meter, lebar 14 meter dan kedalaman 8,75 meter, berat total 2400 ton, kecepatan maksimal 30 knot, kecepatan jelajah 18 knot, kecepatan ekonomis 14 knot ditenagai 4 mesin masing-masing berkekuatan 9240 tenaga kuda, jarak jelajah 5000 mil laut pada kecepatan 18 knot dengan membawa 120 orang.


Kapal perang ini menandai sejarah baru TNI AL, dimana kapal perang terbesar pertama dibangun di dalam negeri, kapal perang pertama dipersenjatai peluncur rudal vertical dan CIWS.


(Foto: Berita HanKam)

Bila disandingkan dengan PKR siluman kelas Formidable milik AL Singapura, PKR 105 meter lebih pendek dan ringan bobotnya. Tetapi persenjataan PKR 105 tidak kalah garang dengan Formidable, mampu menimbulkan efek gentar di kawasan regional.


TNI AL saat ini mengoperasikan enam PKR kelas Ahmad Yani (eks kelas Van Speijk buatan tahun 1960-an) dibeli dari Belanda era-1980an. Kapal telah ditingkatkan kemampuannya diantaranya memperbaharui CMS (Combat Management System) bekerjasama dengan Thales Belanda dan dipersenjatai rudal Yakhont buatan Rusia disalah satu fregat kelas Ahmad Yani. Yakhont berkecepatan 2,5 Mach melumat sasaran hingga 300 km. Pemasangan instalasi rudal Yakhont dilakukan oleh PT. PAL.


PKR 105 meter merupakan lompatan teknologi alutsista matra laut, menjadikan TNI AL kekuatan modern yang disegani negara lain. Meskipun Kemhan baru memesan satu unit, tetapi kapal ini akan menjadi standar bagi kapal perang TNI AL dimasa mendatang.


Selain kualiatas alutsista, juga kuantitas perlu diperhatikan agar menumbuhkan efek gentar bagi pihak asing yang bermaksud menggangu wilayah kedaulatan NKRI. Pembelian PKR 105 meter sepatutnya dilakukan secara simultan dalam beberapa tahun, hingga mencapai jumlah yang ideal.

Senin, 25 April 2011

10 Tempat di Dunia Yang Tertutup Untuk Umum



1. RAF Menwith Hill


RAF Menwith Hill adalah pangkalan militer Inggris dengan koneksi ke jaringan mata-mata ECHELON global..berisi beragam stasiun bawah tanah satelit dan komunikasi peringatan mencegat rudal dan telah digambarkan sebagai stasiun pemantauan elektronik terbesar di dunia.
Situs ini bertindak sebagai stasiun tanah untuk beberapa satelit yang dioperasikan oleh US National Reconnaissance Office, atas nama Badan Keamanan Nasional AS, dengan antena yang terkandung dalam jumlah besar sangat khas radomes putih, dan diduga menjadi unsur dalam sistem ECHELON. ECHELON dilaporkan diciptakan untuk memantau komunikasi militer dan diplomatik dari Uni Soviet dan Blok Timur sekutu selama Perang Dingin pada awal tahun 1960-an, tetapi sejak akhir Perang Dingin dipercaya untuk mencari petunjuk juga untuk mencari teroris, Rencana Peredran Obat"an terlarang, dan kecerdasan politik dan diplomatik. terlibat juga dalamlaporan spionase komersial dan diyakini untuk menyaring semua telepon dan komunikasi radio diseluruh bangsa-bangsa dan ini merupakan pelanggaran privasi yang ekstrem

2. Gunung Cuaca Pusat Operasi Darurat


Ini adalah tempat yang tidak hanya tertutup untuk umum, tetapi ini adalah tempat yang berharap masyarakat tidak perlu masuk! Di sebagian besar Film" "akhir dunia" yang kita lihat Seperti {2010} , selalu ada daerah yang sangat rahasia di mana pejabat pemerintah AS dan segelintir orang bisa pergi dengan harapan bahwa mereka dapat melepaskan diri dari azab yang akan datang. Bukit Cuaca Pusat Operasi Darurat adalah nyata. Didirikan pada tahun 1950-an akibat perang dingin tetapi tetap beroperasi sampai hari ini. Alasan yang jelas operasinya sangat rahasia. dijalankan oleh Federal Emergency Management Agency (FEMA). berfungsi dan bahkan dalam bencana lokal kecil di AS, sebagian besar lalu lintas telekomunikasi diarahkan melalui Tempat Ini

3. Ise Grand Shrine


Ise Grand Shrine di Jepang (yang sebenarnya serangkaian lebih dari 100 tempat-tempat suci) adalah kuil yang paling suci di Jepang. kuil ini didedikasikan untuk Amaterasu (dewi matahari) dan telah ada sejak 4BC. Kuil utama diduga untuk menyimpan item yang paling penting dalam sejarah kekaisaran Jepang: yang Naikū (cermin dari mitologi Jepang yang akhirnya berakhir di tangan kaisar pertama). Rumah suci itu dirubuhkan dan dibangun kembali setiap 20 tahun sesuai dengan ide Shinto kematian dan kelahiran kembali (berikutnya akan pembangunan kembali pada tahun 2013). Peringkat ini sangat tinggi dalam daftar tempat-tempat yg agan ga bisa masukin karena satu-satunya orang yang bisa masuk adalah imam atau pendeta dan ia harus menjadi anggota keluarga kekaisaran Jepang. , kecuali kita merupakan Pangeran atau Putri Jepang.

4. Kamar 39


Kamar 39 atau 39 adalah diklaim merpakan salah satu organisasi rahasia di Korea Utara yang mencari cara untuk memperoleh mata uang asing untuk Kim Jong-il, Ketua Komisi Pertahanan Nasional Korea Utara. Kamar 39 didirikan pada akhir 1970-an. telah digambarkan sebagai lynchpin Utara atau disebut "pengadilan ekonomi" berpusat pada dinasti keluarga Kim. Tidak diketahui bagaimana nama ini berasal. Sangat sedikit informasi tentang Kamar 39 karena sifatnya adalah organisasi yg sangat Rahasia, tetapi banyak spekulasi bahwa organisasi itu menggunakan 10-20 rekening bank di Cina dan Swiss untuk tujuan pemalsuan, pencucian uang, dan transaksi ilegal lainnya. Juga menuduh bahwa Kamar 39 yang terlibat dalam penyelundupan narkoba dan penjualan senjata gelap. Diketahui, juga organisasi ini memiliki 120 perusahaan perdagangan asing di bawah yurisdiksi dan berada di bawah kendali langsung Kim Jong-il . Korea Utara telah membantah terlibat dalam kegiatan ilegal apapun. Kamar 39 diyakini berada di dalam sebuah Kantor Partai Buruh bangunan di Pyongyang, ibukota Korea Utara

5. Area 51


Area 51 adalah nama panggilan untuk sebuah pangkalan militer yang terletak di bagian selatan Nevada di barat Amerika Serikat, 83 mil (133 km) utara-barat laut dari pusat kota Las Vegas. Terletak , di pantai selatan Groom Lake, merupakan lapangan udara militer besar Yg Rahasia. tempat ini adalah tempat untuk mendukung pengembangan dan pengujian eksperimental pesawat dan sistem senjata. Kerahasiaannya sangat ketat yang karena ada peringatan yg mengelilingi pangkalan, sampai keberadaannya sendiri pemerintah Amerika Serikat hampir tidak mengakuinya, Muncul gosip" Bahwa terdapat UFO buat US disana, sampaiterdapat Peringatan Yg Berbunyi Kami Tidak Bertanggung jawab atas Keselamatan Jiwa Anda Jika Masuk Kearea.

6. White's Gentlemen's Club


Club White's adalah sebuah Club yg sangat esklusif Khusus Untuk Pria" Eksekutif Inggris. didirikan pada 1693 oleh Francesco Italia Bianco (Francis Putih) yg menjual cokelat panas tapi akhirnya menjadi khas (namun sangat pribadi) gentlemen's club. Club Ini Juga terkenal Dengan arena berjudi, Tidak sembarangan Orang masuk kesana, seseorang yg akan masuk harus ada yg membawanya { member yg membawanya} Minimal 2 Orang. kecuali dia punya Royalti di Club tersebut atau orang Yg Berpengaruh di Politikatau Bidang seni.

7. Metro-2 di Moskow


Metro-2 di Moskow, pihak Rusia telah mengakui terdapat sistem metro bawah tanah rahasia yang sejajar Metro Moskow publik. Sistem ini dibangun pada masa Zaman Stalin dan memiliki nama kode D-6 oleh KGB. Metro 2 Dibangun Untuk kegiatan intelijen KGB . Maupun FSB {Dinas keamanan Federal Rusia} Rusia,dan sebagai Tempat Untuk Menaruh Arsip" Penting. Tidak sembarang Orang Masuk Kesana namun Kenyataannya Pihak KGB maupun FSB sendiri Membantah tempat tersebut ada.

8. Club 33


Disneyland merupakan Tempat Berekreasi Untuk umum Tapi ada satu tempat Yg tiadak Boleh sembarang Orang Masuk Kesana . Tempat Itu Benama Club 33.,Club 33 terletak terletak di jantung kota New Orleans Square bagian dari Disneyland.dijaga secara resmi sebagai fitur rahasia dari tema taman, pintu masuk klub tersebut terletak di sebelah Blue Bayou Restoran di "33 Royal Street" dengan pintu masuknyamempunyai cri" ada hiasan piring dengan jumlah 33 terukir di atasnya. Club ini merupaka Klub Untuk Minum' dan sarana Lainnya. agan harus jadi member dulu sebelummasuk kesana, Biaya membernya kisaran 10 sampai 30USD,

9. Ruang Arsip Di Vatikan


Ruang Arsip DiVatikan, Agan Bisa Membaca Semua Arsip yg Ada,Tapi agan Ga bisa masuk Kedalamnya. agan harus memesan dahulu sebuah arsip yg diperlukan baru nanti di ambilkan. tercatat ada sekitar 35.000 Buku dalam Katalog tersendiri disana.

10. Mezhgorye


Mezhgorye adalah kota tertutup di Rusia yang diyakini merupakan Tempat Tinggal Bagi orang yang bekerja di Gunung Yamantaw yg sangat rahasia.Kota ini didirikan pada tahun 1979. Gunung Yamantaw berdiri di 1.640 meter (5.381 kaki) dan merupakan gunung tertinggi di Ural selatan. sama dengan Kosvinsky Mountain (600 km di utara), Diklaim oleh Amerika Serikat merupakan Tempat Rahasia sebagai fasilitas nuklir dan / bungker. Gelagat proyek Besar Ini telah diamati oleh satelit AS i baru-baru ini dari akhir 1990-an, pada masa Boris Yeltsin yang pro-pemerintah Barat / setelah jatuhnya Uni Soviet. dibangun lah fasilitas ini. mengomentari Klaim AS telah menghasilkan beberapa tanggapan dari pemerintah Rusia mengenai Gunung Yamantaw. . Mereka telah mengatakan itu adalah murni lokasi pertambangan, repositori untuk harta rusia, tempat penyimpanan makanan, dan sebuah bunker bagi para pemimpin dalam kasus perang nuklir.

Kamis, 21 April 2011

Penyebab Hancurnya Industri Maritim Indonesia


Penyebab Hancurnya Industri Maritim Indonesia

Transformasi teknologi kapal TNI AL buatan PAL

 Jakarta - Indonesia sebagai salah satu negara maritim besar seharusnya mempunyai infrastruktur ke maritiman yang kuat, seperti, pelabuhan yang lengkap terkait dengan keperuntukannya, sumber daya manusia yang berkelas, berbagai jenis kapal yang berkelas di berbagai sektor termasuk armada TNI Angkatan Laut, armada kapal dagang/kontainer, armada kapal angkut migas dan batubara, armada kapal penangkap ikan, armada kapal penumpang yang modern, aman dan nyaman serta regulator sektor kemaritiman yang kuat dan disegani dunia internasional.

Namun apa mau dikata, tampaknya pernyataan diatas masih sebatas mimpi, belum kenyataan. Melihat perkembangan industri maritim di Indonesia saat ini, saya sedih dan gemas. Bagaimana tidak? Sejak kemerdekaan 17 Agustus 1945 sampai hari ini industri martim kita dikelola secara kaki lima. Akibatnya tidak ada satupun Negaradi dunia ini yang segan dan menghormati Indonesia sebagai salah satu Negara maritimyang kuat.

Offshore Patrol Vessel/ FPB-60
Mereka hanya menempatkan Indonesia sebagai Negara tempat memasarkan produk kemaritiman mereka dan mengambil sumber daya yang ada. Mau bukti? Mari kita bahas satu persatu yang menurut saya ini merupakan faktor utama hancurnya industri maritim nasional. Sementara pemerintah tak mampu membereskannya, seperti biasa tidakada ketegasan!

Faktor Hambatan di Industri Maritim Nasional

Pertama, mari kita lihat sistem finansial untuk sektor maritim di Indonesia. Kebijakan sektor perbankan atau lembaga keuangan di Indonesia, yang sebagian besar keuntungannya diperoleh dari penempatan dana mereka di Sertifikat Bank Indonesia (SBI), untuk pembiayaan industri maritim sangat tidak mendukung. Mengapa?

Pertama, bunga pinjaman sangat tinggi. Berkisar antara 11% - 12% per tahun dengan 100% kolateral (senilai pinjaman). Bandingkan dengan sistem perbankan Singapura yang hanya mengenakan bunga 2% + LIBOR 2% (total sekitar 4%) per tahun. Dengan equity hanya 25% sudah bisa mendapatkan pinjaman tanpa kolateral terpisah karena kapal itu sendiri bisa menjadi jaminannya. Jadi tidak heran kalau pengusaha kapal nasional kesulitan mencari pembiayaan untuk membeli kapal, baik baru maupun bekas melalui sistem perbankan Indonesia.

Kedua,sesuai dengan Kepmenkeu No 370/KMK.03/2003  tetang Pelaksanaan Pajak Pertambahan Nilai yang Dibebaskan Atas Impor dan/atau Penyerahan Barang Kena Pajak Tertentu dan/atau Penyerahan Jasa Kena Pajak Tertentu, pasal 1, ayat 1 huruf e, jelas bahwa sektor perkapalan mendapat pembebasan pajak. Namun semua pembebasan pajak itu kembali harus dibayar jika melanggar pasal 16. Artinya kebijakan tersebut banci. Apa isi pasal 16?

Sesuai dengan pasal 16: Pajak Pertambahan Nilai yang terutang pada impor atau pada saat perolehan Barang Kena Pajak Tertentu disetor kas negara apabila dalam jangka waktu 5 (lima) tahun sejak impor dan atau perolehan Barang Kena Pajak Tertentu sebagaimana dimaksud dalam pasal 1 angka 1 huruf e, huruf f, huruf g dan huruf h ternyata digunakan tidak sesuai dengan tujuan semula atau di pindahtangankan

kepada pihak lain baik sebagian atau seluruhnya?. Artinya, jika pengusaha kapal akan menjual kapalnya sebelum 5 tahun sejak pembelian harus membayar pajak kepada negara sebesar 22,5% dari harga penjualan (PPn 10%, PPh impor 7,5% dan bea masuk 5%).

Di Indonesia jarang ada kontrak penggunaan kapal lebih dari 5 tahun, paling banyak 2 tahun. Jadi jika tidak ada kontrak, supaya pengusaha kapal tidak menanggung rugi berkepanjangan mereka harus menjual kapalnya. Untuk itu pengusaha harus membayar pajak terhutang kepada Negara sesuai Pasal 16 tersebut. Benar-benar industri maritim negara ini dihambat kemajuannya dari segi kebijakan fiskalnya oleh negara, kok bisa ya?

Di negara lain seperti Singapura, pemerintah akan memberikan insentif, seperti pembebasan  bea masuk pembelian kapal, pembebasan pajak bagi perusahaan pelayaran yang bertransaksi diatas USD 20 juta karena Pemerintah Singapura menyadari kalau investasi di industri pelayaran bersifat slow yielding sehingga perlu diberikan insentif. Kalaupun kapal harus dijual, Pemerintah Singapura membebaskan berbagai pajaknya.

Dari pemberian berbagai insentif bagi perusahaan pelayaran, Pemerintah mana pun akan berpikiran bahwa penerimaan dari pajak mungkin akan menurun namun penerimaan dari sektor lain pasti akan bertambah. Misalnya, semakin banyak tenaga kerja asing tinggal dan bekerja pada akhirnya akan semakin banyak uang yang dibelanjakan di negara tersebut. Selain itu  transaksi perbankan biasanya juga akan semakin banyak, sehingga pendapatan Negara juga akan meningkat. Benar-benar negara negara dikelola oleh negarawan yang cerdas.

Ketiga, buruknya kualitas sumber daya maritim Indonesia menyebabkan biaya langsung industri maritim menjadi tinggi. Meski pun gaji tenaga Indonesia 1/3 gaji tenaga kerja asing tetapi karena rendahnya disiplin dan tanggungjawab, menyebabkan biaya yang harus ditanggung pemilik kapal berbendera dan berawak 100% orang Indonesia (sesuai dengan UU No 17 tahun 2008 tentang Pelayaran) menjadi sangat tinggi. Ironisnya jika kapal berawak 100% asing yang mahal, ternyata pendapatan perusahaan pelayaran bisa meningkat 2x lipat. Aneh tapi nyata.

Keempat, persoalan klasifikasi industri maritim yang ada di tangan sebuah BUMN dibawah kendali Kementerian BUMN dan Kementerian Perhubungan, PT Biro Klasifikasi Indonesia (BKI), membuat industri maritim Indonesia semakin terpuruk. Semua kapal yang diklasifikasi atau disertifikasi oleh PT BKI, patut diduga tidak diakui oleh asuransi perkapalan kelas dunia atau kalaupun diakui, pemilik kapal harus membayar premi asuransi sangat mahal. Mengapa?

Hal tersebut patut diduga disebabkan dalam melakukan klasifikasi, PT BKI kurang profesional sehingga penilaiannya diragukan oleh semua pihak. Patut diduga PT BKI masih menganut paham dengan uang pelicin semua beres. Oleh sebab itu sebagian pemilik kapal tidak meregister kapalnya di Indonesia tetapi di Hong Kong, Malaysia atau Singapore. Akibatnya pelaksanaan UU No 17 tahun 2008 hanya retorika. Pengusaha kapal enggan meregister kapalnya di Indonesia karena klasifikasi yang dikeluarkan oleh PT BKI merupakan 'pepesan kosong' yang diragukan oleh semua lini sektor industri maritim global.

Langkah yang Harus Diambil Pemerintah

Jika industri maritim Indonesia mau berkembang dan siap bersaing dengan industri sejenis dikawasan, maka pemerintah dalam hal ini khususnya Kementerian Perhubungan, Kementerian Pendidikan Nasional, Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan harus membuka mata dan jangan mau dipengaruhi oleh para pelobi yang mewakili pihak-pihak yang mau untung sendiri tidak memikirkan bangsa ini.

Pertama, lakukan revitalisasi atau deregulasi di sektor fiskal sehingga kompetitif dengan beberapa Negara tetangga, kecuali Indonesia mau jadi pecundang terus. Kedua lakukan perombakan total dilingkungan lembaga pemberi klasifikasi sehingga dunia internasional pelayaran dan asuransi kerugian mengakui keberadaannya. Ketiga susun ulang kurikulum lembaga pendidikan maritim oleh Kemendiknas supaya Indonesia mempunyai SDM maritim yang berkualitas dan bertanggungjawab.

Beranikah Menteri Keuangan, Menteri Perhubungan, Menteri BUMN dan Menteri Pendidikan Nasional melakukan perubahan drastis tersebut? Sebenarnya saya ragu karena para menteri tidak berani bertindak (kecuali sidak) jika presiden belum memberikan titah. Jadi mohon kepada Presiden SBY yang sangat saya hormati untuk segera memberikan titah kepada keempat Menteri tersebut secepatnya, sebelum industri maritim Indonesia tinggal nama. Salam.

*) Agus Pambagio adalah Pemerhati Kebijakan Publik dan Perlindungan Konsumen.

Rabu, 20 April 2011

JET-JET TEMPUR GENERASI KE 5 STEALTH (SILUMAN)


 KFX 201 (INDONESIA-KORSEL) 5TH GERERATION

16 Juli 2010, Seoul -- Indonesia sepakat bergabung dalam proyek pengembangan jet tempur KF-X,Korea Selatan (Korsel), yang tertunda selama beberapa tahun akibat masalah teknis dan pendanaan.

Kedua negara juga sepakat untuk bekerja sama dalam produksi dan pemasaran jet tempur tersebut. “Indonesia akan memperoleh sekitar 50 jet tempur KF-X dengan menanggung 20% biaya pengembangan proyek bernilai miliaran dolar AS itu,” ungkap Kementerian Pertahanan Korsel dalam rilisnya. Kesepakatan itu ditandatangani di Seoul oleh Komisioner Kementerian Pertahanan Korsel dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pertahanan (Kemhan) Indonesia Marsekal Madya TNI Erris Herryanto kemarin.Menurut Juru Bicara Kementerian Pertahanan Korsel,proyek ini akan kembali dimulai awal tahun depan. Adapun produksi jet-jet tempur baru dilakukan setelah studi kelayakan rampung pada akhir 2012.

Model jet tempur siluman KF-X. (Foto: emile)

“Kami juga memerlukan mitra asing yang akan mentransfer teknologi dan suku cadang utama jet tempur tersebut,” ujarnya tanpa menyebutkan total dana yang diperlukan. Proyek jet tempur KF-X sebenarnya sudah diluncurkan tahun 2000,tapi ditangguhkan karena masalah teknis dan ekonomi.Presiden Lee Myung-bak pada Januari lalu setuju untuk mendorong proyek tersebut di tengah meningkatnya ketegangan antara Korsel dan Korut. Kementerian Pertahanan RI membenarkan kerja sama dengan Korsel dalam memproduksi pesawat tempur KF-X.Pemerintah Indonesia bisa menggunakan fasilitas milik PT Dirgantara Indonesia.

“Kami tidak hanya membeli pesawat tempur, tetapi juga ingin bekerja sama dalam produksinya.Kami berharap fasilitas milik PT Dirgantara Indonesia bisa digunakan untuk hal itu,”kata Juru Bicara Kemhan BrigjenTNI I Wayan Midhio. I Wayan mengatakan KF-X adalah pesawat tempur jenis baru yang memiliki kemampuan tempur andal. Bahkan.Wayan berani mengklaim kemampuan KF-X ini di atas F-16, tapi masih di bawah F-35.Wayan mengakui pemerintah berencana membeli 50 buah KF-X begitu pesawat selesai diproduksi.Tidak hanya membeli, pemerintah juga membantu memasarkan pesawat itu ke negara-negara lain.

“Saya kira, prinsip yang paling utama adalah sekarang negara kita bisa ikut terlibat dalam proses produksinya,jadi ada transfer teknologi,”tuturnya. Juru Bicara TNI Angkatan Udara Laksamana Pertama Bambang Samudro menyatakan kerja sama produksi pesawat tempur dengan Korsel ini adalah bagian dari rencana kedua pihak untuk meningkatkan kemampuan dalam memproduksi pesawat tempur.“Ini adalah kerja sama jangka panjang kedua negara.Kesepakatan ini dicapai setelah melalui pembicaraan panjang,”tuturnya.

Kerja sama produksi pesawat tempur ini, lanjut Bambang,dimulai tahun ini sementara segala persiapan seperti survei dan membuat prototipe akan dilakukan hingga 10 tahun ke depan.Bambang menambahkan, TNI AU akan memakai semua pesawat itu jika pemerintah membelinya.“Yang paling utama, kita tidak hanya membeli, tetapi kita bisa membuat sendiri peralatan tempur kita sebagaimana yang pemerintah inginkan,”katanya. Sekjen Kemhan Marsekal Madya Erris Herryanto sebelumnya mengatakan Indonesia layak untuk berpartner membuat pesawat tempur.Menurut dia,langkah kerja sama dengan Korsel merupakan suatu kemajuan karena tidak banyak negara yang bisa membuat pesawat tempur.


Apabila memiliki pabrik pesawat tempur, Indonesia tidak akan bergantung lagi kepada negara lain. Namun Erris saat itu belum bisa merinci beberapa hal yang tertuang dalam perjanjian itu,termasuk apa saja yang akan diperoleh Indonesia dan apa saja yang harus disediakan. ”Yang jelas, kita punya PT Dirgantara Indonesia dan tenaga ahli,”kata Erris. Dia juga mengungkapkan, spesifikasi pesawat tempur KF-X ini kira-kira berada di atas F-16,tetapi di bawah spesifikasi F-35.Adapun kebutuhan biaya yang diajukan sekitar USD8 miliar dengan jangka waktu kerja hingga tahun 2020.Pada 2020 diharapkan sudah bisa disiapkan lima prototipe.Dari keseluruhan anggaran itu,Indonesia diharapkan menanggung sebesar 20%.

Berdasar informasi yang berkembang, pesawat tempur ini rencananya akan rilis pada 2020 .Rencananya KF-X akan disokong mesin kembar setara dengan kelas General Electric F414 atau SNECMA M88 yang digunakan pada F/A- 18E/F Boeing dan Dassault Rafale. SNECMA menggambarkan M88 sebagai landasan dari keluarga mesin generasi baru. Mitra yang akan dirangkul untuk pengembangan mesin adalah Lockheed Martin yang sebelumnya terlibat dalam desain dan pengembangan pelatih Korea Aerospace T-50 jet supersonik. Proyek KF-X juga akan merangkul sejumlah perusahaan asing. Perusahaan-perusahaan asing akan membayar hingga 30% dari program.

Kepala Tim Pengembangan Sistem Udara Korsel Kolonel AU Dae Yeol-lee sebelumnya mengungkapkan, BAE Systems telah menyatakan minatnya dalam mengembangkan radar, sedangkan Alenia Aeronautica dipercaya untuk memasok senjata utama dari KF-X dan bertanggung jawab pada program neuron kolaboratif untuk mengembangkan teknologi European combat-drone.

SINDO


Jet Siluman Cina J-14




J-XX, J-14 (China, 2018)
This is the Chinese 5th generation fighter (4th generation by Chinese nomenclature) under development in Shenyang Aircraft Industry. Its introduction is planed for 2018.

No details of the aircraft were given yet to the public, but it is almost certainly designed for supersonic cruise without afterburning. China is probably working on two 5th generation concepts – one would be a heavy twin-engine fighter probably of about the same size as the F-22, and the other is a single-engine aircraft probably closer to the F-35.
http://militarystrat.wordpress.com/2010/01/07/chinas-5th-generation-j-14-stealth-fighter/ 

hightechnologyzone

Sukhoi PAK FA T-50 (Russia, 2015)
The twin-engined Sukhoi PAK FA (Russian: Перспективный авиационный комплекс фронтовой авиации, literally "Future Frontline Aircraft System") is the first non-American 5th generation fighter. It is developed by Sukhoi OKB for the Russian Air Force. Its first flight was in January 29th 2010, and introduction is planed for 2015. Estimated cost of 1 fighter is US$100 million.
As mentioned, the Russian Defense Ministry will purchase the first 10 of the T-50 after 2012 and then 60 after 2016. Also, Sukhoi director Mikhail Pogosyan has projected a market for 1,000 aircraft over the next four decades, which will be produced in a joint venture with India, 200 each for Russia and India and 600 for other countries.




General performances

Data available to public is unreliable, but according to www.globalsecurity.org, the T-50’s top speed is Mach 2.45 (2,600 km/h, 1,615 mph).
Ferry range is 5,500km, service ceiling 20,000m and g limit is +11g.

It seems that the PAK FA is going to surpass the US’s F-22 Raptor, and it going to be cheaper at the same time due to its more simple structure.
The PAK FA also has a bigger weapons bay and greater fuel capacity. Innovative wing leading edge radar of lower frequency (perhaps L band) would be able to locate stealth aircraft like the F-22, a capability that the F-22 does not have.
http://fightercountry.org/news/air-force-news/sukhoi-t-50-5th-generation-fighter/71265

However, premier of Russia Vladimir Putin and Russian media has spotted that the stealth technology along with electronic equipment are not fully developed yet for this aircraft, so it need to be reequipped to regain its title as 5th generation fighter.
http://english.pravda.ru/russia/economics/18-06-2010/113908-fifth_generation-0 
hightechnologyzone

F-22 Raptor (USA, 2005)
This is the world’s first and so far only produced fighter classified as 5th generation aircraft – it is introduced in December 15th 2005, but it’s first prototype, YF-22, had his first flight in September 29th 1990. 9 years earlier (1981), USAF identifies need to replace F-15. Manufacturers are Lockheed Martin Aeronautics and it’s partner Boeing Integrated Defense Systems. They produced 168 units so far (1 unit costs ~ US$150 million).


This fighter is a single-seat, twin-engine aircraft designed to be dominant in the air-to-air combat, but its complex structure and size makes it too expensive right now. On the other side, the smaller F-35 is less dominant and cheaper fighter, so it will be produced for selling.  




General performances


According to Lockheed Martin, the F-22 is the 2.0 Mach machine (Mach 1 = speed of sound) – they said that with afterburners, speed is "greater than Mach 2.0" (2,120 km/h, 1,317 mph).
According to AirForces Monthly magazine, the highest achieved speed by this aircraft is Mach 2.25 (2,410 km/h, 1,500 mph).
Range of F-22 Raptor is 2,960km, service ceiling (max altitude) is 19,802m, combat radius (max distance from the airbase) is 759km and g limit is -3.0/+9.0g.


This fighter is capable of maintaining a constant angle of attack of over 60°, yet still having some control of roll. During June 2006 exercises in Alaska, F-22 pilots demonstrated that cruise altitude has a significant effect on combat performance, and routinely attributed their altitude advantage as a major factor in achieving an unblemished kill ratio against other US fighters and 4th/4.5th generation fighters.



F-35 Lightning II (USA, 2014)

This is the single-seat, single-engine fighter descended from the X-35, the product of the Joint Strike Fighter (JSF) program. First flight of prototype was in December 15th 2006, and its introduction is planed for 2014.

As mentioned, The United States intends to buy a total of 2,443 aircraft for an estimated US$323 billion, making it the most expensive defense program ever. Its development is being principally funded by the United States, with the United Kingdom, Italy, Netherlands, Canada, Australia, Denmark, Norway and Turkey providing additional funding. It is being designed and built by an aerospace industry team led by Lockheed Martin with Northrop Grumman and BAE Systems as major partners.  The F-35 is likely to cost between US$65–120 million – it will be less dominant then F-22 in air-to-air combat, but much more economical (commercial).

To keep operating costs down, designers are developing 3 types of this aircraft: F-35A - conventional take off and landing (CTOL) variant, F-35B - short-take off and vertical-landing (STOVL) variant and F-35C - carrier-based CATOBAR (CV) variant. The F-35 is intended to be the world's premier strike with close and long range air-to-air capability second only to that of the F-22 Raptor.





General performances

According to Aviation Week site, max speed of F-35 Lightning II is Mach 1.67 (2,065 km/h, 1,283 mph).
Range is 2,220km, service ceiling is 18,288m and combat radius is 1,090km and g limit is 9g.


hightechnologyzone


Sukhoi/HAL (India – Russia, 2018)


In 2018, the Sukhoi/HAL will be introduced. It is developing for Indian Air Force in cooperation of Sukhoi Design Bureau and Hindustan Aeronautics Limited.







AMCA (India, 2025)


The Advanced Medium Combat Aircraft (AMCA) will be the Indian twin-engine fighter. It is developing by Aeronautical Development Agency and its introduction is planed by 2025.








TFX 2012 TURKEY







TURKY MULTY ROLE STEALTH FIGHTER BOMBER TXF-2012 CONCEPT.

Mitsubishi ATD-X Shinshin (Japan)



The “Advanced Technology Demonstrator – X” (ATD-X) is a prototype being developed by Mitsubishi Heavy Industries for Japanese Ministry of Defence. It is not officially planed for production, but its first flight is expected in 2014.
The ATD-X will be used as a technology demonstrator and research prototype to determine whether domestic advanced technologies for a 5th generation fighter aircraft are viable, and is a 1/3 size model of a possible full-production aircraft. It is mostly inspired by F-22 Raptor.